Jumat, 01 Juni 2018

SISTEM KOORDINASI


Sistem Koordinasi merupakan Kerja sama antara sistem hormon, saraf, maupun indra.



Sistem saraf adalah sistem organ yang tersusun dari jutaan sel-sel saraf (neuron).

 
Fungsi sistem saraf:

Ø Penghubung antara tubuh dengan dunia luar melalui indra

Ø Pengatur respon terhadap rangsangan

Ø Mengatur dan mengendalikan kerja organ-organ tubuh sehingga dapat bekerja sesuai fungsinya
 
A. Neuron (Sel Saraf)
Terdiri atas:
oBadan Sel (perikarion), Memiliki nukleus (inti) di tengah dan nukleolus yang menonjol, berfungsi untuk mengendalikan metabolisme keseluruhan neuron.

oDendrit, merupakan jurulan sitoplasma yang relatif pendek, bercabang-cabang, dan berfungsi untuk menerima implus dari sel lain untuk dikirim ke badan sel.

oAkson, merupkan jurulan sitoplasma yang panjang  atau cabang tunggal berbentuk sisindris yang berasal dari badan sel. Berfungsi untuk mengirimkan implus ke sel neuron lainnya
 

Berdasarkan Fungsinya, neuron dibedakan menjadi tiga yaitu:

oNeuron Sensor (aferen)

oNeuron Motor (eferen)

oNeuron Konektor (Interneuron)

Berdasarkan strukturnya, neuron dibedakan menjadi tiga yaitu :

oNeuron multipolar

oNeuron bipolar

oNeuron unipolar (pseudounipolar)
 


 

0 komentar:

Posting Komentar